Melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) bersama UMKM Binaan UPK Punagaya memanfaatkan rumput laut menjadi produk jadi berbahan dasar rumput laut yang mampu bersaing di pasar.
Selama ini produksi rumput laut masyarakat di sekitar PLTU Punagaya hanya didistribusikan dalam bentuk bahan mentah yang memiliki nilai manfaat rendah.
Melalui TJSL Pembinaan dan Pelatihan Pengolahan Rumput Laut UMKM setempat mampu mengolah rumput laut menjadi produk bernilai ekonomis tinggi.
Melihat potensi pengembangan yang cukup besar dari rumput laut, Hasnawati Ketua UMKM Cahaya Kawaka mengambil inisiatif untuk mengolahnya menjadi produk jadi.
”Kami dari UMKM Cahaya Kawaka menyambut antusias Pelatihan dan Bantuan dari PLN UPK Punagaya, sehingga saat ini mampu mengolah rumput laut menjadi produk unggulan yang siap bersaing di pasaran seperti mie rumput laut, snack rumput laut, serta cendol rumput laut. Harapan kami tentunya pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Hasnawati dalam acara launching produk oleh-oleh khas Jeneponto 21 Maret lalu.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Janeponto Mernawati juga menyampaikan bahwa potensi besar ini menjadi peluang bagi PLN untuk dapat bersinergi dengan masyarakat sekitar instalasi PLTU dan Dinas terkait guna mendorong produk olahan UMKM Lokal menjadi lebih modern dan mampu bersaing.
Sejak tahun lalu kami dari PLN UPK Punagaya memberikan pemahaman dan pelatihan khusus bagi petani rumput laut di sekitar PLTU Punagaya meliputi pengenalan biota rumput laut, cara pembudidayaan yang baik, pengolahan bahan baku menjadi produk jadi bernilai ekonomis tinggi, serta sosialisasi faktor keamanan kegiatan ketenagalistrikan disekitar PLTU ungkap Yunan Kurniawan Manager PLN UPK Punagaya.